Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Prinsip-prinsip Pelayanan BK pada Satuan Jalur Pendidikan Formal

Oleh Admin 25-10-2015 05:46:13

Prinsip-prinsip BK pada umumnya berkenaan dengan sasaran pelayanan, masalah klien, tujuan dan proses penanganan masalah, program pelayanan, dan penyelenggaraan pelayanan (Bernad & Fullmer, 1969 dan 1979; Crow &Crow, 1960; Miller & Fruehling, 1978)
. Prinsip-prinsip berkenaan dengan sasaran pelayanan :
1)    melayani semua individu tanpa memandang umur, jenis kelamin, suku, bangsa, agama, dan status sosial ekonomi.
2)    berurusan dengan sikap dan tingkah laku individu yang terbentuk dari berbagai aspek kepribadian yang kompleks dan unik.
3)    kebutuhan individu perlu dikenali dan difahami keunikan setiap individu dengan berbagai kekuatan, kelemahan dan permasalahannya.
4)    Setiap aspek pola kepribadian yang kompleks seorang individu mengandung faktor-faktor yang secara potensial mengarah kepada sikap dan pola tingkah laku yang tidak seimbang. Oleh karena itu pelayanan BK bertujuan
5)    mengembangkan penyesuaian individu terhadap segenap bidang pengalaman harus mempertimbangankan berbagai aspek perkembangan individu.
6)    Meskipun individu yang satu dan yang lainnya adalah serupa dalam berbagai hal, perbedaan individu harus difahami dan dipertimbangkan dalam rangka upaya yang bertujuan memberikan bantuan atau bimbingan kepada individu-individu tertentu, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.
Prinsip-prinsip berkenaan dengan masalah individu
1)    BK berurusan dengan hal-hal yang menyangkut pengaruh kondisi mental/fisik individu terhadap penyesuaian dirinya di rumah, di sekolah, serta dalam kaitannya dengan kontak sosial dan pekerjaan, dan sebaliknya pengaruh
2)    kondisi lingkungan terhadap kondisi mental dan fisik individu.
3)    Keadaan sosial, ekonomi, politik, dan budaya yang kurang menguntungkan merupakan salah satu faktor timbulnya masalah pada individu yang kesemuanya menjadi perhatian utama dari para Guru BK atau konselor dalam mengentaskan masalah peserta didik (klien).
Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan program pelayanan
1)    BK merupakan bagian integral dari proses pendidikan dan pengembangan; oleh karena itu program BK harus disusun dan dipadukan dengan program pendidikan dan pengembangan secara menyeluruh.
2)    Program BK harus fleksibel, disesuaikan dengan kebutuhan individu, masyarakat, dan kondisi lembaga (misalnya sekolah).
3)    Program BK disusun dan diselengggarakan secara berkesinambungan kepada anak-anak sampai orang dewasa atau dari jenjang pendidikan anak TK/RA sampai Perguruan Tinggi.
4)    Terhadap pelaksanaan BK hendaknya diadakan penilaian yang teratur untuk mengetahui sejauh mana hasil dan manfaat yang diperoleh serta mengetahui kesesuaian antara program yang direncanakan dan pelaksanaannya.
 Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan pelaksanaan pelayanan
1)    Tujuan akhir BK adalah kemandirian setiap individu, oleh karena itu pelayanan BK harus diarahkan untuk mengembangkan individu agar mampu membimbing dirinya sendiri dalam menghadapi setiap kesulitan atau permasalahan yang dihadapinya.
2)    Dalam proses konseling keputusan yang diambil dan akan dilakukan oleh klien hendaklah atas kemauan klien sendiri, bukan karena kemauan atau desakan dari konselor.
3)    Permasalahan khusus yang dialami oleh klien (untuk semua usia) harus ditangani oleh (dan kalau perlu dialihtangankan kepada) harus ditangani oleh tenaga ahlidalam bidang yang relevandengan permasalahan khusus tersebut.
4)    BK adalah pekerjaan professional, oleh karena itu dilaksanakan oleh tenaga ahli yang telah memperoleh pendidikandan latihan khusus dalam BK.
5)    Guru dan orang tua memiliki tanggung jawab yang berkaitan dengan pelayanan BK. Oleh karena itu bekerja sama antar konselor dengan guru dan orang tua amat diperlukan.
6)    Guru dan konselor berada dalam satu kerangka upay pelayanan.Oleh kerena itu keduanya harus mengembangkan peranan yang saling melengkapi untuk mengurangi hambatan-hambatan yang ada pada lingkungan peserta didik.
7)    Untuk mengelola pelayanan BK dengan baik dean memenuhi tuntutan peserta didik program pengukuran da npenilaian terhadap peserta didik hendaknya dilakukan, danhimpunan datra yang memuat hasil pengukuran dan penilaian itu dikembangkan dan dimanfaatkan dengan baik. Denan
8)    pengadministrasian instrument yanfg dipilih denggan baik, data khusus tentang kemampuan mental, hasil belajar, bakat dan minat, dan berbagai ciri kepribadian hendaknya dikumpulkan, disimpan, dan dipergunakan sesuai dengan keperluan.
9)    Organisasi program BK hendaknya fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan individu dan lingkungannya.
10) Tanggung jawab pengelolaan program BK hendaknya diletakkan di pundak seorang pimpinan program yang terlatih danterdidik secara khusus dalam pendidikan BK, bekerja sama dengan staf dan personal lembaga di tempat dia bertugas dan lembaga-lembaga lain yang dapat
11) menunjang program BK.

12) Penilaian periodik perlu dilakukan terhadaap program yang sedang berjalan