Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

PKB/PLKB Kota Surabaya Ikuti Pelatihan KIP Konseling

Oleh Admin 16-04-2015 08:20:41

PKB/PLKB Kota Surabaya Ikuti Pelatihan KIP Konseling

BKKBN Jatim – Sejumlah 35 PKB/PLKB se-Kota Surabaya mengikuti Pelatihan Komunikasi Interpersonal (KIP) Konseling mulai Senin (2/2) hingga Jum’at (5/2). Acara yang diadakan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam melakukan komunikasi interpersonal/konseling dengan menggunakan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK). Selain itu, diharapkan peserta bisa terampil melakukan survailen pascapelayanan.

 

Selama 4 hari mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan beberapa materi yang sangat bermanfaat dalam menunjang kinerja sehari-hari. Diantaranya, Kebijakan dan Strategi Program KB-KR, Gambaran Umum Konseling, Mikro Skill, Pengambilan Keputusan dengan ABPK dan Survailen Pasca Pelayanan. Selain itu, tidak ketinggalan pula peserta akan diberikan materi tentang Perencanaan Strategis, Mekanisme Operasional dan Rencana Tindak Lanjut (RTL).

 

Kepala Bidang ADPIN BKKBN Jatim, Waluyo Ajeng Lukitowati, S.St, MM yang dalam hal ini mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Jatim menjelaskan beberapa poin penting dalam sambutannya. Ia menjelaskan bahwa angka cakupan pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dari tahun ke tahun dalam skala nasional maupun lokal cenderung menurun. Rendahnya pemakaian MKJP di kalangan Pasangan Usia Subur Muda Paritas Rendah (PUS MUPAR) diduga berhubungan dengan kemampuan penyuluh KB dalam melakukan KIE/Konseling. Oleh karena itu, pelatihan KIP Konseling ini perlu diadakan bagi petugas lapangan (PKB/PLKB) agar dapat lebih mendorong pencapaian MKJP PUS MUPAR.

 

Lebih lanjut, Luki (Sapaan akrab Kepala Bidang ADPIN) menjelaskan bahwa akan dilakukan monitoring tim Provinsi pada PKB/PLKB di kecamatan terpilih dengan jadwal sebagai berikut:

a. Monitoring tahap I dilaksanakan 1-2 bulan setelah pelatihan
b. Monitoring tahap II dilaksanakan 3-4 bulan setelah pelatihan
c. Evaluasi pascapelatihan akan dilaksanakan 6 bulan setelah pelatihan
Sumber: Bidang ADPIN BKKBN Jatim